Bingung Tidak Punya Modal Usaha? Ini Cara Mengajukan KUR Bank Mandiri

KUR Mandiri

KUR Mandiri merupakan kredit yang diberikan oleh Bank Mandiri untuk membiayai usaha produktif mikro, kecil, menengah dan koperasi yang layak atau feasible namun belum bankable untuk modal kerjanya. KUR Mandiri juga bisa berupa kredit investasi melalui pola pembiayaan yang diberikan baik secara langsung maupun tidak langsung dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Kredit.

Sebagai lembaga keuangan sekaligus bank penyalur, Bank Mandiri memang memiliki komitmen untuk mengutamakan kepuasan para nasabahnya sekaligus menekan angka kredit macet sehingga tidak ada alasan lagi bagi para nasabah untuk keberatan mengajukan kredit di Bank Mandiri.

Baca Juga: Kredit Usaha Rakyat Bank BRI 

KUR Mandiri bisa dikatakan sebagai Bank yang memberikan bunga kredit paling rendah dibandingkan bank konvensional lainnya. Sehingga banyak orang yang  lebih mengajukan KUR ke bank Mandiri daripada bank lainnya.

Siapa yang Bisa Mengajukan KUR ke Bank Mandiri?

KUR Mandiri bisa diajukan oleh siapa saja baik itu dalam bentuk perorangan maupun dalam bentuk badan hukum yang telah memiliki usaha kecil dan menengah dengan syarat yang mudah. Bahkan bagi yang berprofesi sebagai nelayan, usaha dalam bidang perikanan, hingga petani juga bisa mengajukan kredit usaha rakyat ini ke Bank Mandiri.

Berapa Jumlah Maksimal yang Bisa Diajukan dan Berapa Suku Bunga Kredit Usaha Bank Mandiri?

Melalui Bank Mandiri para nasabah bisa mengajukan pinjaman hingga maksimal Rp 500 juta, sementara suku bunganya 9% per tahunnya. Jika Anda ingin mengajukan pinjaman sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan usaha Anda. Jangan sampai terlalu besar hingga menyulitkan Anda untuk membayar angsurannya.

Ketentuan Calon Debitur KUR Mikro Mandiri

  • Warga Negara Indonesia
  • Berusia di atas 21 tahun atau telah menikah
  • Memiliki usaha produktif
  • Usaha telah berjalan selama 6 bulan
  • Foto copy rekening 6 bulan terakhir
  • Legalitas Jaminan (Jika Diperlukan)

Bagaimana Agar Pengajuan KUR Berjalan Lancar?

Tak semua pelaku usaha bisa mendapatkan KUR pastinya akan diseleksi dahulu oleh pihak bank Mandiri. Berikut cara agar bisa lancar dalam mengajukan dana KUR.

  1. Pastikan Anda tidak sedang dalam pembiayaan KUR baik dengan Bank Mandiri maupun lembaga keuangan lainnya.
  2. Pastikan usaha yang Anda jalankan umurnya minimal enam bulan. Tentunya untuk mendapatkan KUR bukan usaha yang masih baru apalagi usaha yang masih dalam tahap rencana.
  3. Pastikan usaha Anda tersebut sehat. Maksudnya usaha Anda memang mengalami keuntungan dan tidak rugi. Sehatnya usaha Anda bisa terlihat dari laporan keuangan Anda.
  4. Siapkan jaminan. Karena bisa jadi Bank Mandiri meminta jaminan atau agunan sebelum mencairkan KUR yang dibutuhkan oleh usaha Anda.

Berikut Tabel Angsuran KUR Mandiri 2017

KUR Mandiri

Adapun kriteria dari Calon Nasabah KUR Mandiri yaitu

  • Pelaku usaha tidak sedang menerima kredit dari perbankan atau kredit program pemerintah.
  • UMKMK yang sedang menerima kredit konsumtif dari perbankan misalnya kredit pemilikan Rumah, Kredit kendaraan bermotor, kartu kredit dan kredit konsumtif lainnya.

Apa Saja Fitur Kredit Usaha Rakyat Bank Mandiri?

Sama halnya dengan bank lainnya, Bank Mandiri pun memiliki fitur kredit, yaitu:

  • Limit Kredit
  1. KUR Bank Mandiri yang langsung ditujukan kepada individu dengan maksimal pinjaman Rp 500 juta
  2. KUR Bank Mandiri yang Tidak Langsung

Pola Excuting

Bank akan memberikan pembiayaan kepada mitra usaha di mana kemudian mitra usaha meneruskan kepada nasabah sebagai end user, sehingga mitra usaha akan tercatat sebagai debitor bank sementara pembiayaan kepada end user akan tercatat sebagai eksposur pembiayaan perusahaan mitra.

Baca Juga: KUR Bank BNI

KUR yang akan diberikan oleh Mandiri kepada pelaku usaha dengan menggunakan pola executing maksimal Rp 2 Milyar per lembaga Linkage dan maksimal Rp 100 juta per end user.

Pola Channeling

Merupakan skema yang tidak langsung yang melibatkan lembaga linkage sebagai mitra dalam menyalurkan KUR. Lembaga linkage yang mengajukan permintaan KUR kepada bank atau lembaga penyalur KUR. Pengajuan tersebut diperiksa bank atau lembaga penyalur KUR dengan mengecek sistem. Sesuai daftar nominatif end user dengan limit kredit per end user s/d Rp 500Juta.

  • Jenis Kredit yakni Investasi atau modal kerja.
  • Jangka Waktu Kredit
  1. KMK maksimal 3 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 6 tahun
  2. KI maksimal 5 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 10 tahun
  3. KI perkebunan tanaman keras dan maksimal 13 tahun dan tidak dapat diperpanjang.  

Bagaimana Persyaratan Mengajukan KUR di Bank Mandiri?

Jika Anda ingin mengajukan KUR Bank Mandiri maka syarat utamanya Anda telah memiliki usaha yang berkala minimal enam bulan. Sementara persyaratan lainnya yaitu

  • Tidak termasuk dalam daftar hitam Bank Indonesia
  • Foto copy KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah atau Cerai
  • Photo 4×6 suami istri
  • Surat Keterangan Usaha
  • Khusus kredit di atas Rp 50 juta maka disyaratkan memiliki NPWP
  • Agunan BPKB Motor, Mobil AJB, SHM, SHGB.

Berapa Target Mandiri Menyalurkan KUR di Tahun 2017

Mandiri sendiri memiliki target penyaluran KUR Mandiri di tahun 2017 ini yakni Rp 13 triliun. Dari target tersebut baru terealisasi di bulan Mei 2017 mencapai Rp4,75 triliun. Di mana 42 persennya akan disalurkan ke sektor produksi. Sementara pada tahun 2016 KUR Mandiri pun menargetkan angka yang sama yaitu Rp13triliun dengan realisasi penyaluran di sektor UMKM.

TKI Pun Bisa Mengajukan KUR ke Bank Mandiri

Selain pelaku usaha, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) pun bisa mengajukan KUR ke bank Mandiri. Tahun lalu penyaluran KUR Bank Mandiri untuk TKI mencapai Rp8,76 miliar. Bentuk penyalurannya sendiri bisa terbagi menjadi dalam KUR penempatan dan KUR TKI Purna.

KUR Penempatan adalah kredit yang diberikan kepada calon tenaga kerja Indonesia yang akan diberangkatkan ke luar negeri. Saat ini KUR Penempatan TKI Bank Mandiri telah diberikan kepada calon TKI yang akan diberangkatkan ke Hong Kong, Taiwan dan Singapura.

Baca juga : Startup Fintech Untuk Pinjaman Modal UKM

KUR Purna adalah Kredit yang diberikan sebagai modal kerja atau kredit investasi untuk Buruh Migran Indonesia yang akan kembali ke Indonesia dan membuka usaha. Sektor usaha yang mendapatkan KUR Purna adalah pertanian, perikanan, industri pengolahan, perdagangan dan jasa.

Mandiri Kredit Mikro

Selain KUR, Bank Mandiri juga menyediakan Kredit Usaha Kecil Menengah. Kredit ini disediakan bagi yang membutuhkan Kredit Investasi (KI) dan atau Kredit Modal Kerja (KMK) untuk pengembangan usaha produktif maupun konsumtif skala mikro.

Fasilitasi pembiayaan ini bisa diberikan kepada semua pemilik usaha mikro dan usaha rumah tangga baik berbentuk perusahaan, kelompok usaha, dan perorangan (seperti pedagang, petani, peternak dan nelayan).

Kredit Usaha Mikro (KUM) terdiri atas dua jenis produk kredit yaitu

  1. Kredit Usaha Mikro (KUM)

Kredit itu diberikan kepada Usaha Mikro dengan maksimum limit kredit sebesar Rp100juta. Khusus untuk fasilitas top up diperkenankan sampai dengan limit Rp200juta.  Sementara suku bunga yang dipinjamkan adalah sebesar 1,25%. Jika nasabah ingin mengajukan pinjaman maka harus melengkapi syarat yang telah ditetapkan. Tak hanya itu usaha yang Anda jalankan minimal 2 tahun.

  1. Kredit Serbaguna Mikro (KSM)

Untuk pembiayaan berbagai macam keperluan (serbaguna), selama tidak melanggar kesusilaan, ketertiban umum dan bertentangan dengan hukum dengan maksimum limit kredit sebesar Rp50juta.

Tabel Kredit

KUR Mandiri

Persyaratan Calon Debitur

  1. Kredit Usaha Mikro (KUM)
  • Usaha Minimum 2 tahun di lokasi dengan bidang usaha yang sama.
  • Usaha minimal 21 tahun atau sudah menikah, maksimal usia 60 tahun saat kredit lunas.
  • Melampirkan bukti diri berupa Kart Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) serta Surat Nikah (bagi yang sudah menikah).
  • Khusus Kredit Rp 50 juta ke atas disyaratkan melampirkan NPWP.
  • Surat Keterangan Usaha dari Desa/Kelurahan, Dinas Pasar atau Otoritas setempat di mana yang bersangkutan memiliki usaha atau Surat Izin Usaha.
  • Belum pernah memperoleh fasilitas kredit dengan kolektifbilitas lancar atau tidak dalam kondisi kredit bermasalah. ‘
  1. Kredit Serbaguna Mikro (KSM)
  • Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Indonesia.
  • Telah diangkat menjadi pegawai tetap minimal setahun dan berpenghasilan tetap. Khusus untuk pegawai dengan status tetap tidak termasuk masa percobaan. Dan payroll di Bank maka masa kerja pegawai tidak diperhitungkan.
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah dan pada saat kredit lunas sesuai usia pensiun yaitu maksimum 55 tahun (kecuali untuk pegawai pemerintah/BUMN/BUMD/ BHMN? persyaratan usia ditentukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Penghasilan per bulan di atas upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku di daerah tersebut.
  • Menyerahkan bukti diri berupa Copy Tanda Penduduk (KTP) calon debitur dan suami/istri calon debitur, Kartu Keluarga (KK) serta Surat Nikah/ Cerai (bagi yang sudah menikah/cerai).

Fitur Kredit

  • Sifat Kredit adalah aflopend plafond (angsuran tetap)
  • Jangka waktu kredit maksimal 36 bulan.
  • Agunan adalah berupa objek yang dibiayai dan berupa fixed assets.

Biasanya setelah Anda berhasil mengumpulkan berkas yang diperlukan. Maka Anda harus menunggu beberapa hari untuk mendapatkan kepastian dari pihak bank Mandiri. Apakah pengajuan tersebut akan diterima atau ditolak. Jika pinjaman diterima maka pihak Bank Mandiri akan menghubungi Anda.

KUR Berorientasi Ekspor untuk UKM

Jika dana yang diajukan hingga 25 juta rupiah dalam waktu maksimal 36 bulan, maka proses pengajuannya akan sangat cepat dan mudah. Hanya dalam hitungan hari maka dana akan langsung cair. Selain itu Anda pun tak perlu repot mencari jaminan. Karena jaminan atau agunan yang bisa diberikan adalah usaha yang sedang dibiayai oleh Bank Mandiri tersebut.

Meski mengajukan KUR di Bank  sangat mudah dan bunganya tergolong rendah, namun jangan jadikan KUR Bank menjadi tempat mendapatkan modal utama. Sebaiknya mencari alternatif lain yang bebas bunga. Apalagi untuk Anda yang usahanya masih baru. Sayang jika keuntungan yang diperoleh justru untuk membayar bunga bank. Apalagi jika usaha Anda nyatanya tak membawa keuntungan maka bukan tidak mungkin akan ada aset Anda yang disita oleh bank.

SHARE

LEAVE A REPLY