Cara Membuat Usaha Rujak Es krim dan Analisa Usaha

Hampir semua orang menyukai es krim, bisa dibilang ini berpotensi besar jika dijadikan ladang bisnis. Namun jika mau berjualan es krim yang biasa kita temukan maka akan banyak saingan. Berbeda halnya jika kita buka usaha es krim dengan jenis yang tak sama, misalnya membuat usaha rujak es krim. Jenis ini masih jarang di temukan di pasaran. Meskipun ditemukan pun tak banyak.

Cara Membuat Rujak Es Krim

Cara membuat rujak es krim adalah dengan mencampurkan semua buah yang kita inginkan kemudian simpan ke dalam lemari es selama semalaman. Setelah itu buatlah kuahnya dengan rebusan air ditambah dengan gula jawa, kemudian ditambah dengan asam jawa, cabai rawit, cabe keriting, dan garam hingga mendidih. Setelah itu diangkat dan disaring.

Apabila kuah rujak tersebut dingin, maka campurkanlah ke dalam semua buah yang sudah disimpan di lemari es. lalu,  wadahkan pada es, jika ada berikan kacang atau topping lainnya.

[ Baca Juga : Membuat Es Krim Cone dengan Mesin pembuat es Krim ]

Biasanya rujak es krim cocok dijual di kantin di dekat sekolah, kampus, perkantoran hingga perumahan. Es ini juga cocok jika disajikan ketika pesta pernikahan, ulang tahun, arisan atau acara kerakyatan lainnya. Nilai gizinya juga cukup tinggi karena mengandung buah-buahan dan yang pastinya es krimnya yang memang mengandung susu.

Berikut Analisis Usaha Rujak Es Krim

  1. Tentukan Modal Seperti
  2. Bahan Baku Pembuatan Es Krim Rujak = Rp 250.000
  3. Gerobak = Rp 500.000
  4. Alat-Alat = Rp 200.000
  5. Sewa Tempat = Rp 2.000.000
  6. Lain-lain = Rp 250.0000

total = Rp 3.200.000

  1. Biaya Operasional Per Hari

Bahan = Rp 50.000

Es Krim = Rp 100.000

Lainnya = Rp 100.000

Total  = Rp 250.000

Omzet/ harinya Harga Rp 7500 x 50 pcs = Rp 375.000

Laba Bersih/hari  = Rp Rp 375.000-Rp 250.000= Rp 125.000

Laba Bersih Perbulan = Rp 125.000 x 30= Rp 3.750.000

Dalam satu bulan maka Anda sudah bisa mengembalikkan modal Anda. Perhitungan di atas sangat mudah dicapai karena banyak calon pembeli yang penasaran bagaimana rasanya. Apakah Anda tertarik untuk menjalankan bisnis ini? Jika Iya silakan mencoba.

SHARE
Mengawali karir dari lembaga Pers Mahasiswa. Bergabung denga tim riset untuk menulis berbagai buku. Hobi Photography punya Moto Hidup “Berbagi itu Kesenangan”

LEAVE A REPLY