Tips Sukses Buka Warteg daerah Kampus

Telah menjadi rahasia umum bahwa anak kampus uangnya pas-pasan apalagi untuk makan. Jika uang kiriman orang tua sudah datang biasanya mereka bisa makan-makanan kesukaan. Lain halnya jika kiriman orang tua tak kunjung datang bisa-bisa tak makan atau nebeng teman sekosan.  Warteg atau Warung tegal biasa menjadi tempat yang nyaman untuk para mahasiswa mencari makan. Karena tak terlampau mahal dan rasanya pun bisa di pertanggungjawabkan. Warteg daerah kampus bisa dijadikan ceruk bisnis yang menjanjikan.

baca artikel lainnya: Resep Ala BU TOKCER Agar Buka Toko Cepat Rame

Lalu bagaimana caranya agar makanan di Warteg daerah kampus bisa laris dijual?

Buka Usaha di Lokasi Startegi

Bukalah warteg di lokasi yang startegis misalnya dekat dengan kos-kosan, gedung perkuliahan, warnet, rental komputer atau lapangan olahrga. Biasanya di suatu kampus terdapat ruang tata hijaunya, jika ada tempat tersebut ada, lebih baik Anda membuka warteg disana. Biasanya lokasi tersebut dijadikan tempat favorit bagi anak-anak kampus.

  1. Harga Jangan Terlampau Mahal

Buatlah harga jangan terlalu mahal. Lebih baik tidak mengambil untung terlalu banyak tetapi makanan habis terjual. Daripada mendapatkan untung yang banyak dari beberapa porsi tapi jualan lainnya tidak habis. Hingga akhirnya basi dan terbuang.

  1. Perkirakan Sebelum Memasak Makanan

Porsi makanan yang terjual  hari ini bisa jadi prediksi berapa porsi yang akan terjual besok. Jangan masak terlalu banyak karena bisa terbuang. Dan jangan juga terlalu sedikit nanti ternyata ada pembeli namun tak ada yang dijual.

  1. Usahakan Jangan Jualan Kemarin yang Dijual

Usahakan yang dijual adalah makanan yang segar maksudnya bukan makanan sisa kemarin karena rasanya akan berbeda. Sehingga jika pembeli memakannya ternyata rasanya ada masam maka pembeli akan kapok kembali untuk datang. Namun jika Anda merasa mubazir atau rugi jika dibuang maka lihat dulu kualitas makanan. Biasanya makanan yang tak boleh dijual ulang seperti sayur-sayuran. Namun makanan yang masih bisa dimakan seperti ikan, ayam atau goreng-gorengan.

  1. Jagalah Kebersihan

Kebersihan adalah faktor utama dari warung makan Anda. Jangan sampai ada hewan yang masuk ke dalam makanan, Karena pembeli pasti akan protes bahkan akan menyebabkan penyakit. Jika ada lalat yang datang lebih baik sediakan lilin jangan menggunakan obat pembasmi serangga. Jika ada kucing, lebih baik beri makanan di luar. Karena kucing tak akan mengganggu jika dirinya tak lapar.

  1. Hindari Mengutangi

Jika warteg Anda tak ingin diutangi lebih baik Anda menggunakan plang “Tidak Menerima Hutang” untuk mencegah pembeli berutang di warteg Anda.

SHARE
Mengawali karir dari lembaga Pers Mahasiswa. Bergabung denga tim riset untuk menulis berbagai buku. Hobi Photography punya Moto Hidup “Berbagi itu Kesenangan”

LEAVE A REPLY