Percepat Produksi Keripik Umbi dengan Mesin Perajang Umbi

Industri makanan ringan atau biasa disebut snack sepertinya tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Meski bukan termasuk makanan pokok tapi peminatnya  cukup besar. Apalagi jika setelah lebaran, banyak orang yang berebut memburunya. Bisa dibilang industri ini cukup menjanjikan. Jika dulu industri ini hanya bisa menggunakan alat sederhana yakni merajang dengan menggunakan pisau. Namun setelah permintaan cukup banyak tak  heran jika industri makanan ringan membutuhkan suatu teknologi untuk bisa memenuhi kebutuhan pasar. Salah solusi untuk mempercepat pembuatan makanan ringan adalah mesin perajang umbi-umbian.

Mesin Perajang Umbi merupakan alat yang digunakan untuk memotong, merajang dan mengiris umbi-umbian. Mesin ini sangat membantu pengusaha industri keripik untuk mempercepat proses pembuatan keripik yang berasal dari umbi-umbian, pisang, kentang, talas sukun dan bahan keripik lainnya.

Keunggulan mesin perajang umbi

Salah satu keunggulan dari mesin perajang umbi bisa secara otomatis memotong, merajang dan mengiris umbi-umbian. Sehingga bisa mempercepat proses produksi. Bagian-bagian yang terdapat pada mesin perajang terbuat dari stainless steel. Sehingga tak menimbulkan karat dan mudah dibersihkan. Sehingga lebih aman dan tak mempengaruhi rasa dari umbi yang dirajang.

Mesin perajang ini pun dilengkapi dengan tiga jumlah pisau dengan kecepatan putaran 292 rpm  jadi bukan hanya cepat dalam merajang namun rajang yang dihasilkan lebih tipis. Sehingga ketika hasil rajangan dari umbi digoreng lebih garing dibandingkan dengan merajang dengan cara manual yang hasilnya lebih tebal dan keripik yang dihasilkan tingkat kematangannya menjadi tidak merata. Karena ukurannya ada yang tipis dan tebal,

Mesin ini juga tak hanya cocok untuk industry keripik skala bisnis rumahan namun juga untuk industry keripik skala besar karena kapasitas yang dapat ditampung dalam mesin ini mencampai 150-200 kg/jam. Selain itu mesin ini sebenarnya bukan hanya untuk merajang umbi, namun juga bisa memotong pisang, singkong, kentang, talas, sukun dan lain-lainnya. Cukup membantu bukan, mesin perajang umbi ini? Bisa dibayangkan berapa banyak waktu dan tenaga yang terbuang jika hanya menggunakan cara manual? Selamat mencoba 🙂

SHARE
Mengawali karir dari lembaga Pers Mahasiswa. Bergabung denga tim riset untuk menulis berbagai buku. Hobi Photography punya Moto Hidup “Berbagi itu Kesenangan”

LEAVE A REPLY