Pengusaha Muslim Indonesia yang Sukses dengan Bisnisnya

Aktif dalam kegiatan syiar islam, sebagian dikenal masyarakat sebagai ulama terkemuka mereka juga merupakan pengusaha yang tengah merintis usaha. Berikut daftar pengusaha muslim Indonesia yang sukses membangun bisnisnya.

AA Gym

Pengusaha Muslim

Tak banyak yang tahu bahwa AA Gym bukan hanya seorang penceramah namun juga seorang pebisnis. Usahanya dimulai dengan berjualan bakso keliling jauh sebelum namanya setenar sekarang. Namun siapa sangka kini AA Gym telah memiliki banyak usaha di bawah PT MQ Corporation ada 20 unit usahanya yang dikelompokkan sesuai dengan bidangnya masing-masing.

PT Mutiara Qolbun Salim (MQS) yang bergerai di bidang distribusi kaset dan buku, MQ Multimedia , MQ Tours & Travel, MQ Media, MQ TV, MQ FM( Bisnis Radio), MQ Consumer Goods (supermarket), Sakarya Buana Manajemen Qolbu (EMQ), dan MQ Quality.

Selain itu ada juga bisnisnya yang masih dalam bentuk divisi bisnis seperti MQ IT< MQ Publication, MQ Production, MQ Fashion, Advertising MQ, MQ Elektronika, MQ Sound System dan MQ Cafe. Usaha-usaha yang dijalankannya ternyata  sudah banyak yang menghasilkan seperti MQS, MQ TV, MQ FM, MQ Cafe, dan MQ Tours dan Travel yang kini AA Gym menjadi pemegang saham utama sekaligus  Dirut MQ Corp.

Oki Setiana Dewi

pengusaha muslim

Namanya memang melejit sebagai bintang film Islam. Namun Oki tak ingin berlama-lama di dunia akting dia pun terjun ke dalam dunia bisnis fashion muslimah. Alasannya karena bisnis busana muslimah sangat menjanjikan. Apalagi kini hijab bukanlah hal yang asing di mata publik.

Oki yang juga sebagai pendakwah ini pun mulai terjun ke event organizer pernikahan. Dia menawarkan paket pernikahan tak hanya itu mulai tahun ini Oki bersama adiknya Ria Ricis juga merambah ke bisnis di bidang kuliner. Oki membuat kue Surabaya Patata. Kue tersebut sengaja dia buat di kota Surabaya, karena Surabaya memiliki jumlah masyarakat yang padat dan banyak wisatawannya baik lokal maupun asing.

Yusuf Mansur

pengusaha muslim

Bagi yang sering menonton ceramah di televisi pasti tahu dengan ulama kondang satu ini. Ulama yang paling sering menganjurkan untuk bersedekah. Yusuf Mansur sendiri awalnya seorang mantan nara pidana, namun karena dia rajin bersedekah makanya usahanya mulai sukses.

Yusuf Mansur selain memiliki pesantren Daarul Quran yang tersebar di hampir seluruh Indonesia juga menjadi komisaris PT Veritra Sentosa Internasional. Perusahaan tersebut menghasilkan produk bernama Pay Tren. Sebuah teknologi yang bisa digunakan pada semua jenis telepon selular atau handphone melalu aplikasi Android, Yahoo Messenger, Gtalk/Hangouts atau SMS dengan melakukan pembayaran melalu ATM/ Internet Banking/PPOB dan hanya berlaku di lingkungan komunitas tertutup/ intern (komunitas treni). Selain berbisnis Ustadz Yusuf Mansur juga pernah menjalani bisnis perhotelan meski terhenti karena dikomplain oleh pihak otoritas jasa keuangan (OJK).

Arifin Ilham

Pengusaha Muslim

Tidak ingin menjadi seorang peminta-peminta, Ustadz Arifin Ilham pun selain berdakwah dia menjadi seorang pebisnis. Menurutnya dengan cara berbisnis dia bisa mendapatkan penghasilan. Dan ulama pun bisa menghindari menjadi ulama yang komersil dalam berdakwah dengan cara berbisnis.

Arifin Ilham memang telah berbisnis sejak lama jauh sebelum dirinya tenar menjadi ulama yang mengajak masyarakat untuk menjadi ahli dzikir. Usaha tersebut dia lakukan selain untuk menunjang aktivitas dakwah juga untuk memberi makan anak yatim piatu yang ada di pesantren miliknya Ad Zikra.

Sejak tahun 1998, Arifin Ilham sudah berbisnis jual beli mobil baru bekas, memiliki showroom di Pamulang dan Cipinang, memiliki 2 mobil antar daerah, memiliki 3 import kain bahan partai besar yang dijual untuk grosir, ekspor limbah rajuang, kepiting udang dan sirip tulang hiu lokal Arifin ilham, Eksport Batu Bara, Rumah Sehat Herbal, Bekam dan Rukyah Syariah yang berada di Depok.

Rusman Maamoer

pengusaha muslim

Namanya memang tak setenar dengan nama para ulama di atas namun usaha Rusman Maamor  cukup tenar dengan perusahaannya yang menerapkan konsep Islam dalam kegiatan berdagang. Nama Swalayan yang dia dirikan adalah Swalayan Tip Top. Rusman berdagang sesuai dengan konsep Islam yang mengajarkan tidak menipu, mencelakakan atau menganiaya orang selalu dipegangnya. Bahkan dia tidak mengambil untung terlalu banyak hanya 2 sampai 3 persen saja.

Selain itu swalayannya tidak menjual daging babi dan khamr. Tip Top juga mencari tahu dari mana barang-barang dipasoknya. Bagaimana penyembelihan daging hewan yang berada di supermarketnya. Awalnya Tip Top bukanlah swalayan yang besarnya seperti sekarang namun hanya sebuah toko di depan rumah. Namun kini sudah berubah menjadi pasar swalayan dengan luas 3000 m2 . Pernah musibah kebakaran terjadi pada swalayan Tip Top sehingga mengakibatkan Tip Top hangus terbakar. Namun kejadian tersebut justru membuat Tip Top berkembang. Tip Top membuka beberapa cabang meluas hampir di seluruh Jakarta Timur, Dengan kenaikan penjualan 20 hingga 30 kali lipat.

Nurhayati Subakat

pengusaha muslim

Tahu kosmetik wardah? Jika Anda mengetahuinya, Nurhayati Subakat orang di balik layarnya. Dia yang mendirikan kosmetik halal bernuansa muslimah tersebut. Padahal kala dia mendirikan bisnisnya trend menggunakan hijab tidak seperti sekarang ini.

Tak mudah bagi Nurhayati untuk membangun bisnis ini, dia mengalami proses panjang. Lulusan Farmasi ITB ini dulunya seorang  pegawai di salah satu perusahahaan kosmetik. Namun karena dirinya ingin mengurus anak di rumah dia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya.

Nurhayati pun membangun usaha kosmetik kecil-kecilan bersama pembantunya di rumah. Ternyata usahanya membuahkan hasil bisnisnya berhasil. Namun sayang bisnisnya jatuh karena pabrik kosmetiknya hangus. Hingga dia tak mampu lagi menggaji para karyawan.

Namun dia tak tega memecat para karyawannya karena mereka rata-rata adalah ibu rumah tangga yang membutuhkan uang untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka. Syukurnya niatan tetap mendirikan usaha untuk menolong orang justru membuahkan hasil. Kini Wardah semakin berkembang dengan memiliki 8500 karyawan yang sudah bisa mengusai 50% pasar Indonesia yang tadinya dikuasai oleh perusahaan asing seperti Unilever.

Khalid Basalamah

pengusaha muslim

Bagi yang sering menonton TV dan mendengarkan radio Rodja pastinya tahu Ustadz Khalid Basalamah. Ustadz yang berasal dari Kota Makassar ini memang sedang populer belakangan tahun terakhir ini. Bukan hanya televisi dan radio namun dirinya juga sering tampil di Youtube dan masjid-masjid di Indonesia.

Namun siapa sangka, Ustadz yang sering berceramah mengenai rumah tangga ini ternyata seorang direktur PT. AJWAD Jakarta Barat yang bergerak pada bidang bisnis kayu Garharu, Ajwad Gold, Ajwad Restoran Timur Tengah di Kalibata City Square, Ajwad Souvenir Timur Tengah (oleh-oleh haji) di Kali Bata City Squares dan penerbitan buku-buku Islam.

Ternyata wajar jika Khalid menjadi penceramah sekaligus pengusaha yang handal karena pria kelahiran 1 Mei 1975 ini sudah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang doktor. Adapun pendidikan yang dia tempuh adalah S1 Universitas Islam Madinah (Arab Saudi), S2 Universitas Muslim Indonesia ( Indonesia), S3 Universitas Tun Abdul Razzak (Malaysia).

Rosyid Aziz

Bagi yang malang melinting di dunia properti pasti kenal nama pengusaha yang satu ini, Rosyid Aziz. Dia memiliki Al Azhar Group yang bermain di lini penerbitan, percetakan, distributor, toko bukum As Salam Group yang bergerak dibidang  finance, trading, kredit syar’i, training dan coaching  syariah in bussines, restaurant tradisional, Bimbel Human Excelence, Furniture Meubeler, serta rumah madu merupakan usaha-usaha yang digelutinya.

Dan satu lagi, usaha yang membuatnya menjadi kaya raya yakni developer properti syariah (DPS) yang membuat proyek perumahan, ruko, cluster dan lain-lain dengan konsep syariah. Tanpa riba, tanpa bunga, tanpa denda, tanpa sita dan tanpa akad yang bermasalah. Bahkan tanpa BI Checking.

Jika melihat kesuksesannya sekarang tentunya tak akan yang menyangka jika pria lulusan IPB tersebut masa kecilnya mengalami kehidupan sulit. Sejak kecil dia sudah membantu keluarganya untuk beternak ayam, kelinci dan burung dara. Dan kini meski sudah sukses beliau tak mau hidup bermewah-mewah Rosyid Aziz justru ingin dikenang menjadi pengusaha yang dermawan, ahli zakat, ahli sedekah, ahli ibadah dan juga ahli jannah. Sehingga dia tak ingin hanya kaya namun juga bermanfaat untuk perjuangan Islam.

 Valentino Dinsi

pengusaha muslim

Ustadz Valentino Dinsi, murid-muridnya menjuluki dengan guru enterpreneur Indonesia. Karena buku-buku enterpreneur telah terjual ratusan ribu copy di seluruh Indonesia dan mancanegara. Dia berhasil menulis 16 buku best seller yang salah satunya jangan mau seumur hidup jadi orang gajian. Buku tersebut telah diterjemahkan ke dalam bahasa Malaysia dan Inggris bahkan telah menjadi bahan bacaan wajib bagi mahasiswa Universitas dan college Malaysia.

Selain penulis buku motivasi untuk para enterpreneur, Valentino juga merupakan pendiri rumah wirausaha yang merupakan kelompok mentoring untuk menggerakkan rakyat dan bangga untuk maju berbuat, membebaskan diri mereka sendiri dari kemiskinan dan kebodohan.

Valentino juga merupakan founder di beberapa startup seperti UKMplasa.com, Masjidkita.org, kejarsponsor.com, liburanmurah.co. Ustadz Valentino ternyata juga sukses menjadi pembina komunitas Tangan Di Atas dan terpilih sebagai Ketua Umum Jaringan Pengusaha Muslim seluruh Indonesia (JPMI) pada periode 2015-2020.

Dia juga pernah menjadi pembimbing dan meng-coaching juara I wirausaha Muda Mandiri Nasional dari beraset Rp15 miliar menjadi beraset Rp 200 miliar dalam tempo 9 bulan. Valentino yang memiliki title SE, MM, MBA ini memang sengaja mendirikan kedua situs tersebut untuk membantu para pengusaha Indonesia. Setelah lulus dari politeknik Universitas Indonesia, Valentino kembali melanjutkan

Felix Siaw

pengusaha muslim

Bagi anak remaja pasti tak asing lagi dengan nama Felix Siaw. Selain dikenal sebagai ulamanya para remaja, mualaf keturunan Tionghoa ini pun seorang pebisnis yang sukses. Bersama sang istri dia membuka bisnis hijab syari Hijab Alila, jualan hijab bagi muslimah.

Dia juga membuka  Alfatih Center distributor buku dan dagang buku, I God Clothing jualan T Shirt yang bergambarkan dakwah, Al Fatih Studio desain visual dan dakwah kreatif. Tak hanya itu Felix juga mendirikan travel umroh yang dia bernama Satu Tours.

Felix juga seorang penulis buku-buku dakwah untuk remaja seperti Putusin Aja, Yuk Berhijab, Habits selain itu Felix juga menuliskan buku tentang sejarah-sejarah Islam seperti Beyond the Inspiration, Khilafah, Muhamad Al Fatih 1453.

SHARE

LEAVE A REPLY