Peluang Usaha Agribisnis Untuk di Lahan Sempit. Inilah Caranya

Ide peluang usaha menguntungkan sebenarnya sangat mudah ditemukan. Kendalannya hanyalah apakah Anda serius memulainya atau tidak. Kalau tidak apapun peluang usaha yang ingin Anda jalankan pasti tidak akan pernah terlaksana. Hambatan lainnya yang menjadi alasan calon pengusaha enggan memulai bisnis adalah tempat. Mahalnya harga sewa kios membuat mereka terpaksa untuk mengurungkan niatnya memulai bisnis.

Padahal tidak semua jenis usaha memerlukan tempat usaha loh! Misalnya bisnis jual baju, kalau Anda mengikuti jaman, usaha ini bahkan tidak perlu membuka toko karena sudah ada marketplace online. Jadi Anda bisa bekerja di rumah sambil mengurus pekerjaan lainnya. Bukan hanya mudah dijalankan, usaha seperti ini juga tidak membutuhkan lahan yang besar untuk memulainya. Nah, selain itu juga ada peluang usaha menguntungkan dengan memanfaatkan lahan rumah yang sempit. Berikut kami rangkum 3 peluang usaha agribisnis sempit beserta tips memulainya.

Budidaya Ikan

Siapa bilang budi daya ikan harus menyediakan kolam sampai berhektar-hektar. Peluang usaha ini juga bisa dilakukan di halaman rumah Anda yang sempit namun sesuai dengan prosedurnya. Budidaya ikan di lahan sempit pada umumnya cocok untuk diterapkan pada ikan air tawar seperti ikan seperti lele, gurame, nila dan lainnya. Sementara untuk ikan air payau dan laut metode budidaya berikut tidak bisa dilakukan. Bagaimana dengan keuntungan yang dihasilkan?

Bisnis ini menjanjikan hasil yang cukup menggiurkan, seperti yang kita ketahui bahwa keuntungan budidaya ikan tidak sebatas dari usaha pembenihan saja. Tetapi banyak yang bisa Anda jual untuk mendapatkan profit, mulai dari bibit hingga pembesaran ikan. Semuanya menghasilkan keuntungan yang menjanjikan. Untuk harga benih ikannya Anda cukup mengeluarkan Rp 300-500. Bila ikan sudah besar, bisa dibandrol mencapai Rp 30.0000/Kg. Menarik bukan bila kita hitung keuntungannya?

Lalu bagimana cara budidaya ikan di lahan perumahan yang sempit? Ada beberpa hal yang Anda harus Anda ketahui dan perisapkan, seperti kolam, pemberian pakan ikan, cara perawatan kolam sampai kapan waktu panennya. Berikut cara budidaya ikan gurame yang dikutip dari situs 8villages.com.

Lokasi kolam ikan

Agar ikan bisa tumbuh dengan optimal hal yang perlu diperhatikan adalah ketika memilih lokasi budidaya ikan gurame. Meskipun ikan gurame termasuk ikan yang bisa diternak di mana saja namun kondisi tanah, suhu air keasaman tanah, oksigen dan juga tingkat kesuburan dari tanah cukup penting. kurang lebih lahan yang digunakan setidaknya memiliki ketinggian antara 20 hingga 500 meter dari permukaan laut, jenis tanah bertekstur tanah liat yang gembur dengan kandungan pasir sebanyak 40% (jika ingin membuat kolam tanah), suhu 25 hingga 280 derajat celcius dengan pH ideal 6.5 kesadahan 7 HD dan oksigen harus memadari dan airnya terkandung mineral serta zat hara.

Persiapan kolam ikan

Tahap pertama yang perlu Anda persiapkan adalah kolam untuk membudidayakan ikan. Kolam bisa dari apa saja, tanah, terpal, akuarium atau media lainnya. Namun agar tidak memakan modal yang besar, buatlah kolam terpal. Penggunaan kolam dengan terpal termasuk dalam kolam semi permanen karena bisa dipindahkan tempatkan.

Namun bila Anda ingin membuat kolam tanah, sebaiknya pertimbangkan dahulu apakah jenis tanah yang ingin Anda jadikan kolam sesuai atau tidak. Hal ini karena air bisa cepat diresap oleh tanah. Jika memang ingin membuat kolam di tanah halaman Anda wadahi dengan terpal atau plastik agar air tidak menyerap ke dalam tanah. Dan yang juga perlu Anda ketahui bibit budidaya ikan gurame dengan kolam terpal maksimal sebanyak 10 ekor bibit per m2. Jadi sesuaikan lahan kolam dengan jumlah ikan yang ingin Anda budidayakan.

Pemilihan bibit ikan

Untuk bibit Anda bisa dapatkan di sentra budidaya ikan gurame yang menyediakan berbagai bibit ikan gurame unggulan. Harga bibit tersebut dibadrol dengan harga yang berbeda-beda tergantung usia benih, bobot, veritas dan kualitas benihnya. Bagi Anda yang berniat untuk memulainya berikut patokan harga benih ikan gurame terbaru di pasaran:

Ukuran Isi Harga
Telur 60.000 ekor 28
2-3 cm 6.000 ekor 135
3-4 cm 5.000 ekor 150
3-5 cm 4.000 ekor 175
4-6 cm 3.000 ekor 200
5-7 cm 2.000 ekor 300
Jempol 1.200 ekor 500

Pemberian pakan ikan

Anda pasti sudah tahu kalau ikan gurame adalah jenis ikan pemakan tumbuhan. Dalam memberikan pakan ikan gurame jenis daun-daunan sudah cukup. Namun pemberian pakannya disesuaikan dengan umur dan ukuran ikan gurame tersebut agar kadar gizinya seimbang. Pemberian pakan gurame sebanyak 2 kali sehari dengan pellet sebanyak 30%, pemberian ini haruslah teratur.

Cara perawatan kolam Ikan

Agar ikan terhindar dari jamur dan penyakit lainnya, perawatan kolam sangat perlu diperhatikan. Ada baiknya sebelum melakukan pembenihan Anda bisa melakukan pengeringan kolam selama 1 minggu lalu berikan kapur untuk pertanian seanyak 100gr per meter. Selain itu, untuk peralatan budidaya ikan lainnya sebaiknya rendam terlebih dahulu ke dalam kaporit lalu dikeringkan.

Sementara untuk pergantian air kolam, sebaiknya lakukan setiap satu minggu sekali. Air yang keruh akan mempengaruhi penguapan dan membuat sisa pakan ikan dan kotorannya mengendap di dasar kolam. jika dibiarkan, justru akan menjadi zat beracun bagi ikan. Pastikan pergantian air kolam sebanyak 30% supaya sirkulasi airnya tetap terjaga,

Menentukan waktu panen

Bila ternak sudah memenuhi bobot konsumsi yang cukup, mulailah untuk melakukan panen. Waktu yang terbaik adalah pada saat jam 5-8 pagi. Sebab saat tersebut ikan masih segar dan minim stress. cara pemanennya kuras semua air di dalam kolam. Air kolam yang dikeluarkan hingga mencapai batas tertentu dan gurame bisa ditangkap dengan jaring ataupun serokan.

Menanam Rempah-rempah

Hampir seluruh masakan Indonesia kaya dengan bumbu serta rempah-rempah yang beraneka ragam, seperti kunyit, jahe, kemiri, cabai, jahe, kencur dan masih banyak lagi lainnya. Namun sayangnya harga bumbu-bumbu dapur ini masih belum stabil. Kadang saat sebelum hari raya besar umat islam seperti Ramadhan dan Lebaran, berbagai rempah-rempah tersebut suka naik dengan drastis. Meskipun begitu masyarakat tetap membelinya biarpun harganya melambung cukup tinggi. Nah, oleh karena itu ini bisa jadi peluang yang cukup menguntungkan buat Anda.

Tapi apakah bisa penanamnya hanya di lahan sempit? Tentu saja bisa contohnya tanaman lada, rempah yang satu ini pada dasarnya bisa dirawat baik di dalam ruangan maupun di luar. Perawatannya pun cenderung mudah, Anda hanya butuh tempat yang hangat dan tanaman dapat terkena matahari langsung. Untuk menghasilkan lada yang berkualitas Anda harus mengetahui beberapa hal berikut ini.

Lokasi penanaman

Agar tanaman dapat tumbuh dengan subur lokasi penanaman harus bercurah hujan antara 2.000 sampai 3.000 mm per tahun, cukup mendapat sinar matahari setidaknya 10 jam setiap hari, suhu udara antara 20 sampai 34 derajat celcius, ketinggian tempat antara 300-1.1000 meter dpl dan tanah memiliki keasaman (ph) antara 5.5-7.

Tanah yang digunakan

Media tanam yang cocok untuk budidaya lada ini adalah tanah yang subur, gembur dan kaya akan kandungan hara, selain itu tidak boleh terlalu basah atau terlalu kering. Jenis tanah yang bisa digunakan seperti lateritic, latosol dan utisol.

Pembibitan

Bibit yang Anda gunakan sebaiknya carilah dari induk yang sehat, artinya bebas dari hama dan penyakit. selain itu untuk bibit indukan yang memenuhi syarat setidaknya berumur 10 bulan sampai 3 tahun. Selain itu, bibit yang dipilih harus masih murni dan bukan hasil persilangan. Selanjutnya setelah bibit didapatkan, sortir kembali bibit sebelum ditanam di lahan budidaya.

Pemeliharaan

Untuk pemeliharaan, tanaman ini tergolong sangat mudah. tapi agar maksimal, sebaiknya lakukan penyiangan pada tanaman lada secara berkala 2-3 bulan sekali, Pangkas batang dahan dan ranting yang tua dan tidak produktif atau terserang hama dan penyakit, serta lakukan pemupukan makro setelah tanaman berumur 3-4 bulan dengan komposisi Urea : SP36 : KCI = 7: 3 :4. Bila sudah masuk bulan ke 4-5 komposisinya menjadi 7 : 4 : 5. Lalu bila memasuki bulan ke 5-6 dengan perbandingan 7 : 5 : 6. Terakhir pada bukan 6-17 perbadingannya 7 : 6 : 7.

Beri juga pupuk organic cair dan lakukan setiap sebulan sekali diantara pemupukan makro. Di saat cuaca mengering, lakukan pengairan jika panas sangat terik dan tanaman mengalami kekeringan. Sementara saat musim hujan berikan penadah pada lahan agar air tidak menggenang.

Pemanenan lada

Setelah semuanya telah dilakukan, kini Anda perlu mengetahui cara panennya. perlu diingat bahwa pemanenan juga memerlukan waktu, cara dan juga pengambilan hasil yang periodik sehingga tidak bisa dilakukan setiap hari. Lada baru bisa dipanen menginjak pada usia 3 tahun. tanaman yang siap panen bisanya dapat dilihat dari tangkai biji atau buah yang menguning serta warna buah yang kuning kemerahan. cara memanennua dapat dengan mamatahkan tangkai buah pada ketiak dahan dengan menggunakan tangan. Tanaman lada dapat terus dipanen hingga usia produktif mencapai 8 hingga 15 tahun, namun tergantung dari bibit yang ditanam.

Budidaya tanaman hias untuk Interior

Mempercantik ruangan dengan tanaman sering dilakukan oleh banyak orang. Dahulu orang yang mrawat tanaman di rumah hanya sebagai hobi, namun kini peletakan tanaman hias telah menjadi interior yang wajib ada untuk memperindah ruangan. Sama seperti fashion, bahkan tanaman hias pun ada trennya. Di tahun lalu, tanaman Bosani banyak dipilih orang untuk interior ruangan. Kini dilansir dari liputan6.com kaktus tinggi yang menjadi primadona tanaman hias di tahun 2017.

Untuk menanam kaktus bisa dilakukan dnegan menanam bibit, biji atau dengan stek. Kaktus bisa ditanam di dalam pot ataupun langsung lahan tanah. Tanah yang digunakan sebaiknya berdaya serap tinggi khususnya jika Anda menanam jenis kaktus gurun. karena kaktus ini tidak membutuhkan air yang tinggi. mereka akan rentan terhadap penyakit akar jika tanah menyisahkan genangan air. Atau Anda bisa gunakan tanah campuran batu apung dan granit untuk penyerapan yang baik.

Untuk cara penanamannya, tanah terlebih dahulu digemburkan dan sudah dipastir. Bila belum lebih baik panaskan terlebih dahulu ke dalam oven dengan suhu 150 derajat celcius selama 30 menit. proses ini akan membunuh hama dan bakteri berbahaya pada tanah. Bila sudah Anda bisa sebarkan bibit pada permukaan tanah, setelah itu tutup dengan lapisan tanah yang sangat tipis.

Perawatan kaktus

Kaktus adalah jenis tanaman yang memerlukan suhu yang hangat dan konsisten. Kaktus gersang bisa hidup pada suhu yang ekstrim, sangat panas di siang hari hingga dingin di malam hari. oleh karena itu, jenis kaktus ini bisa ditanam di luar ruangan. Sedangkan kaktus tropis lebih cocok bertahan hidup pada lingkungan yang segar dan bersuhu konsisten, jadi tanamlah pada tempat yang terhindar dari perubahan suhu lingkungan yang ekstrim dengan suhu sekitar 21-24 derajat celcius.

Untuk pemberian air, siramlah tanaman ini sesekali. dibandingkan dengan tanaman lain, kaktus membutuhkan sangat sedikit air. Lalu kapan waktu yang tepat menyiram tanaman ini? Tunggu saja sampai tanah benar-bena kering sebelum Anda menyiramnnya. Tergantung pada suhu dan cuaca, biasanya Anda hanya perlu menyiraminya sebulan sekali, atau bahkan bisa lebih lama daripada satu bulan.

Waspadi hama

meskipun termasuk tanaman yang mudah perawatannya, namun tanaman ini juga bisa terserang hama dan penyakit. Di antaranya tungau, kutu putih, busuk akar dan sebagainya. kaktus yang diserang tungau bisa dikenali dari seluruh bagian yang berwarna coklat. Untuk mengatasinya bisa dengan menyikat batang kaktus dengan sikat dan air sabun atau disemprot dengan menggunakan insektisida. Sedangkan kutu putih bisa dilihat dari penampilan kaktus yang kotor kehitaman dengan selaput putih. Untuk mengatasinya sama seperti jika kaktus diserang tungau dengan disikat maupun disemport dairan insektisida.

LEAVE A REPLY