Mesin Codding, Untuk Mencetak Kode dan Tanggal Expired date/Kadaluarsa pada Kemasan

mesin codding

Mesin codding merupakan suatu alat atau mesin yang digunakan untuk mencetak kode dan tanggal expired pada kemasan produk. Mesin ini secara otomatis memberikan tanggal expired sesuai dengan penyetelan.  Alat ini juga bisa digunakan untuk mencantumkan tanggal produksi sekaligus kode produksi dari setiap produk yang akan dipasarkan.

Fungsi dari mesin codding sendiri memudahkan produsen untuk memberi tahu kepada konsumen kapan produk tersebut layak dikonsumsi atau sudah tak boleh lagi di konsumsi. Dengan begitu bisa mencegah konsumen dari keracunan ketika produk ternyata sudah tak boleh lagi dimakan karena sudah lama.

Dahulu sebelum ada mesin codding konsumen suka terkecoh ketika membeli produk. Ketika sudah dibuka kemasannya baru sadar bahwa produk yang dibelinya sudah tak layak konsumsi karena tekstur, warna, aroma dan rasanya sudah berubah.  Dari dulu memang pepatah membuka kemasan berarti membeli memang sejak dari dulu berlaku.  Sehingga mau tidak mau konsumen membeli dulu baru bisa membuka kemasan.

Lain halnya dengan sekarang berkat kehadiran mesin codding membuat konsumen tidak terkecoh lagi. Hanya dengan melihat kode expired yang sudah ada di mesin codding. Kekuatan Listriknya 180 Watt, dengan printing size ukurannya 60-250. Sementara external dimensi 440x465x300 mm. Untuk bobot mesin sendiri ada 26kg.

Keunggulan Mesin Codding 

mesin codding

  • Bisa digunakan di segala permukaan

Mesin coding merupakan mesin yang cocok digunakan di segala permukaan. Mesin ini terdiri dari spare part mesin, roller dan pitanya yang bisa mencetak di jenis plastik kemasan apa pun juga seperti plastik, kertas, aluminium foil, metalized dan lain-lain.

  • Suhu Pemanasnya Terjaga

Mesin codding memiliki suhu panas yang terjaga sehingga karena pemanasnya konstan dan tahan lama sehingga bisa digunakan berkali-kali dengan jumlah yang lebih banyak.

  • Hasil Cetak lebih Jelas dan Rapi

Mesin codding dilengkapi dengan pita rol tinta dan ink roller sehingga hasil cetakan kode sangat rapi dan mudah dibaca.

Cara Kerja Mesin Codding

Mesin codding merupakan mesin yang digunakan untuk mencetak kode dan tanggal produk yang dimiliki. Tanggal yang tertera pada produk tersebut bukan hanya tanggal expired produk namun juga tanggal produksi, kode produksi yang biasa diletakan dalam kemasanan.

Kode-kode ini biasanya akan dicetak di kemasan makanan dan minuman. Keunggulan dari alat bisa dengan mudah mencetak kode produksi yang berada dalam produk. Produk yang Anda jual pun bisa dinilai profesional karena sudah ada tanggal produksinya. Karena biasanya hanya makanan yang bermerek saja yang menggunakan kode produksi.

Cara Memilih Mesin Codding

Boleh memilih mesin codding yang murah namun jangan yang murahan. Pilihlah mesin yang harganya ekonomis namun kualitasnya bagus. Bisa terlihat dari rol pita yang digunakan. Pilih juga mesin yang suhu panasnya konsisten sehingga saat mencetak plastik tidak memuai. Pilih juga mesin rol yang memiliki pita rol pengganti sehingga bila habis bisa diisi ulang.

Jenis-Jenis Mesin Coding

Mesin coding ada tiga jenis, pertama mesin codding manual, mesin codding semi otomatis, mesin codding otomatis. Ketiga alat tersebut berbeda kegunaannya dan cara menggunakannya.

  1. Mesin Codding Manual DY-6 II DY-8 mesin ini biasanya banyak digunakan oleh para pelaku UKM pemula karena harganya terjangkau dan sangat mudah penggunaannya. Mesin Codding DY-8 menggunakan energi listrik 50 Watt, menggunakan sistem pita berwarna sehingga menghasilkan cetakan yang jelas, cepat kering dan tidak lengket temperatur konstan dan bisa diatur, bisa dioperasikan secara manual, mampu mencetak 3 baris huruf dengan masing-masing 15 karakter, ukuran hurufnya lebar 2mm dan tinggi 4 mm, fontnya serupa dengan Arial Narrow dengan ukuran 12pt, bisa mencetakkan hingga 100 per menit, memiliki pengaturan suhu analog, dan termasuk kita dengan berbagai jenis huruf. Harganya Rp1.000.000.

mesin coddingmesin codding

  • Mesin Codding DY-6 menggunakan daya listrik 40 Watt dan 220 Volt, ukurannya sama dengan Codding DY-8 namun mesin ini hanya bisa mencetak 1 baris dengan 12 character. Harganya lebih murah yakni Rp500.000.

2. Mesin Codding Semi Otomatis HP-280

mesin codding

Mesin ini mencetak kode expired dan produksi secara semi otomatis. Mesin akan secara otomatis akan mencetak kode apabila diletakan di sekitar area percetakan dan dilengkapi dengan pedal kaki apabila ingin digunakan secara manual.  Mesin ini menggunakan sistem pita berwarna yang akan menghasilkan cetakan yang jelas cepat kering dan tidak lengket. Mesin ini memiliki temperatur yang konstan dan bisa diatur.

Mesin ini juga bisa digunakan untuk pengaturan suhu analog. Bisa untuk mencetak hingga 3 baris huruf dengan masing-masing 15 karakter. Ukuran hurufnya dengan lebar 2mm dan tinggi 4mm. Fontnya serupa dengan 12 Pt Arial Narrow. Mesin ini juga bisa mencetak sampai dengan 100 cetakan per menit termasuk kit dengan berbagai jenis huruf. Mesin codding ini beratnya mencapai 10 kg. Cara kerjanya dialiri listrik dengan daya 190 Watt dan tegangan 220 Volt. Harga pasarannya Rp 3.000.000.

3. Mesin Codding Otomatis

mesin codding

Mesin biasanya untuk kebutuhan industri atau usaha yang sudah cukup besar. Mesin bukan hanya bisa mencetak kode produksi baik di atas kertas, plastik, aluminium foil dan lainnya. Menggunakan sistem solid ink, bisa menghasilkan cetakan yang tajam jelas, dan cepat kering dengan warna yang bermacam-macam dan sangat merekat.

Mesin ini juga dilengkapi dengan teknologi photoelektrik sehingga bisa mengontrol temperatur dengan otomatis dan auto counting.

Mesin juga bisa digunakan untuk tipe pengaturan R dan T. Untuk tipe pengaturan T, mesin bisa mencetak hingga 1 -10 baris dengan 1-10 karakter tiap barisnya. Mesin bisa juga untuk tipe R mesin dapat mencetak 1-8 karakter tiap barisnya.

Mesin ini juga mampu bekerja dengan kecepatan efisien dan otomatis di kecepatan tinggi hingga 300pcs/menit.  Mesin tersebut juga dilengkapi aksesoris untuk mencetak kata-kata umum seperti EXP,MFG, DATE dan juga angka 0-9. Menggunakan tinta ribbon yang ekonomis.

Mengapa Mesin Codding Penting?

Mesin Codding tentunya tak boleh diabaikan oleh para pengusaha makanan dan minuman begitu pula pada pengusaha pupuk. Karena kode produksi dan kadaluarsa begitu penting untuk menghindari keracunan ketika mengkonsumsi makanan atau minuman. Begitu juga untuk menghindari kesalahan saat pemupukan yang bisa mengakibatkan hal yang fatal bagi pertumbuhan tanaman.

Mesin tersebut mencetak kode produksi yang biasa disingkat dengan MFD sementara kode kadaluarsa disingkat dengan EXP mengenai kapan batas akhirs sekaligus batas aman apakah produk masih layak dan tetap aman untuk dikonsumsi bagi mereka yang membelinya.

Dengan Anda menempelkan kedua kode tersebut membuat setiap konsumen akan merasa yakni bahwa produk Anda aman sehingga mereka bisa dengan nyaman menikmati produk yang Anda jual. Dengan begitu nilai jual produk Anda juga akan semain tinggi melihat persaingan dunia usaha saat ini. Karena tentunya konsumen akan lebih memiliki produk yang memiliki kode expirednya dibandingkan yang tidak ada.

LEAVE A REPLY