Tips Memilih Mesin Cabe yang Sesuai untuk Bisnis Anda

mesin giling vabe

Bagaimana mendapatkan mesin cabe untuk usaha anda, berikut tips memilih mesin cabe untuk usaha bumbu

Harga cabe terus-terusan naik, bulan ini saja mencapai Rp 70 ribu perkilonya. Sehingga tak sedikit orang memutuskan untuk tak jadi membeli. Sehingga cabe pun banyak busuk di pasaran. Untuk meminimalisir hal tersebut ada baiknya cabe diolah menjadi saus cabe dengan menggunakan mesin cabe.

Mesin cabe sendiri merupakan alat yang digunakan untuk menggiling atau menghancurkan cabe dengan mudah dan gampang. Mesin ini bisa digunakan untuk mengolah cabe menjadi saus cabe, yang biasa dijual di pasaran. Saus biasanya lebih tahan lama dibandingkan dengan cabe sehingga biasanya pebisnis cabe lebih memilih mengolah cabai menjadi saos sebelum cabai membusuk.

Saos sendiri biasa laku jika dijual di industri kuliner baik untuk kuliner Indonesia maupun kuliner internasional. Jika untuk kuliner Indonesia biasanya saus cabai digunakan untuk makanan seperti bakso, siomay, tahu gejrot maupun ayam goreng.

Sementara untuk kuliner internasional, saos sambal biasa digunakan untuk makanan yang di goreng seperti fried chicken maupun potatoes. Sehingga bisa dibilang industri kuliner memang membutuhkan banyak membutuhkan saos sambal. Makanya mesin cabe memang sangat dibutuhkan untuk menunjang bisnis kuliner ini.

Kebutuhan Saos Sambal di Indonesia juga saat ini semakin banyak ditandai dengan munculnya merek-merek sambal baru. Mulai dari saos sambal hingga sambal terasi. Sehingga jika Anda ingin berbisnis saos cabai sepertinya menguntungkan. Namun sebelum Anda memutuskan untuk berbisnis saos cabai ada baiknya Anda sudah menentukan mesin cabe seperti apa yang dibutuhkan untuk menunjang usaha Anda.

Karena mesin ini selain bisa menghindari cabe dari kebusukan juga bisa mengubah tekstur cabe menjadi lebih lembut dibandingkan dengan ulekan ataupu blender. Selain itu bisa lebih cepat menggilingnya, bisa dibayangkan berapa tenaga kerja yang dibutuhkan untuk mengulek cabai untuk bisnis saos Anda. Sehingga mesin cabe memang mesin yang sangat dibutuhkan untuk usaha olahan cabe Anda.

Berikut tips memilih mesin cabe yang sesuai untuk bisnis kuliner Anda

Pilihlah Kapasitas Mesin yang Sesuai

Mesin giling cabe yang berada di pasaran memiliki kapasitas yang beraneka ragam mulai dari kapasitas 20-30 kg hingga 100 kilogram sehingga pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan. Jika Anda baru memulai bisnis saos cabai ada baiknya Anda memilih mesin cabe tipe GLB-20 yang biasa digunakan untuk menggiling cabe menjadi saos untuk kecepatan 20-30 kg perjamnya.

Sementara jika Anda sudah lama bergelut di dunia bisnis saos cabai Anda boleh mencoba mesin untuk skala besar yaitu menggunaka mesin giling tipe GLB 100 dengan kecepatan 75-100 kg/jamnya. Dengan menggunakan mesin kapasitas yang sesuai Anda jadi tak rugi membeli mesin.

Selain bisa menggiling cabe dengan kapasitas yang banyak, rasa sambal yang dihasilkan pun tak jauh berbeda dengan sambal yang digiling dengan ulekan. Berbeda halnya jika menggunakan blender, rasa saos yang dihasilkan agak hambar karena terlalu banyak ditambahkan air untuk mempercepat proses penggilingan.

BerBahan Stainless Steel

Mesin cabai yang bagus, adalah mesin yang terbuat dari bahan stainless steel selain awet mesin ini juga tahan terhadap karat. Selain itu bahan stainless tidak menyebabkan warna sambal berubah, lain halnya jika menggunakan bahan mesin yang terbuat dari kuningan, yang menyebabkan warna kuning pada sambal karena kelunturan.

Menggunakan Batu Grinda

Selain stainless steel maka pilihlah mesinpenggiling yang menggunakan batu grindra pada ruang gilingnya sehingga bisa menggilas bumbu secara berulang. Dang mengutur tingkat kehaluisan hasil gilingan cabai mulai dari gilingan yang kasar hingga gilingan yang sangat halis hingga biji cabe pun ikut hancur jika menggunakan batu ini.

Mesin Berdaya Listrik

Pilihlah mesin giling cabe yang berdaya listrik karena yang berdaya listrik lebih cepat dalam proses penggilingan dibandingkan.

Mesin Portable

Pilihlah mesin yang portable sehingga Anda bisa membawanya kemana-mana.

Memiliki garansi

Meskipun harga mesin giling yang Anda beli mahal belum tentu mesin tersebut tidak mudah rusak. Sehingga Anda tetap harus memilih mesin yang memiliki garansi, biasanya garansi akan diberikan kepada toko maupun pabrik. Garansi toko biasanya hanya seminggu sedangkan garansi pabrik bisa satu hingga dua tahun. Sehingga jika ada kerusakan bisa langsung ditanganinya dan Anda tak perlu mengeluarkan uang untiuk menservicenya.

Keunggulan Menggunakan Mesin Penggiling Cabe

Kapasitas Terbatas

Jika menggunakan blender atau ulekan konvensional hanya bisa menggiling cabe dengan kapasitas yang terbatas hanya  sampai tiga kilogram saja dan pengerjaanya cukup lama bisa setengah – satu jam.  Sehingga jika bisnis kuliner Anda sudah berjalan maka setidaknya Anda membutuhkan lima kali proses penggilingan dengan blender atau dua puluh kali dengan ulekan jika dibandingkan dengan mesin penggiling cabai untuk merampungkan semua bumbu yang harus dihaluskan.

Tidak Menghancurkan Hingga Halus

Jika menggunakan blender atau ulekan maka biji-biji cabe yang digiling masih ada atau tidak terlalu halus sehingga berbahaya jika dikonsumsi karena bisa menimbulkan usus buntu.

Rasanya Agak Hambar

Jika menggunakan blender maka menghaluskannya membutuhkan air yang cukup banyak sehingga mengurangi cita rasa dari sambal. Lain halnya jika menggunakan mesin giling cabai. Tak perlu menggunakan air untuk menghaluskannya.

Membutuhkan Tenaga Kerja yang Banyak

Jika Anda tetap memilih menghaluskan cabai dengan alat yang konvensional berarti Anda membutuhkan tenaga kerja yang lumayan banyak. Justru menambah pengeluaran bukan?

LEAVE A REPLY