Cara Mengajukan Pinjaman Syariah di BRI Syariah

Pinjaman BRI Syariah adalah pinjaman yang dikeluarkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) kepada nasabah ataupun calon nasabah yang memiliki rekening BRI. Pinjaman BRI Syariah diklaim tanpa riba karena menggunakan akad Murabahah dan ijarah yang bisa menghindari riba selama proses angsuran pembiayaan berlangsung. BRI Syariah juga diklaim menggunakan hukum syariah yang jika dibandingkan dengan layanan kredit konvensional yang memiliki syarat bunga atau riba.

Keunggulan Mengajukan Pinjaman BRI Syariah yaitu

Sudah ada format cicilan yang tetap dan sudah disesuaikan dengan  besarnya pinjaman dana di awal sehingga akan lebih mudah bagi Anda untuk melakukan angsuran karena sudah pasti ada proses pembayaran.

Diberikan jumlah atau nominal pinjaman yang beragam sehingga Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Dengan penyesuaian tersebut tidak akan terjadi pinjaman yang beragam sehingga Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan.

[Baca juga :  KUR BRI Syariah ]

Diberikan jumlah atau nominal pinjaman yang beragam sehingga bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Dengan penyesuaian tersebut maka tidak akan terjadi pinjaman kurang atau bahkan berlebih yang akan memberatkan saat melakukan angsuran.

Syarat yang diberikan untuk Anda relatif lebih sederhana sehingga memudahkan dalam proses peminjaman.

Bagaimana Syarat Mengajukan Pinjaman di BRI Syariah

Pinjaman BRU Syariah

  1. Syarat Mengajukan Pembiayaan Kredit Kepemilikan Rumah BRI Syariah 2017

Tak sedikit orang yang ingin memiliki rumah atau properti lainnya baik itu untuk tempat tinggal maupun sebagai tempat usaha. Anda bisa membelinya lewat pinjaman BRI Syariah. Dengan ini Anda bisa mendapatkan pembiayaan kepemilikan rumah kepada perorangan untuk memenuhi sebagian atau keseluruhan kebutuhan akan hunian dengan menggunakan prinsip jual beli (murabahah) atau prinsip sewa menyewa (ijarah) di mana pembayaran secara angsuran dengan jumlah angsuran yang telah ditetapkan di muka dan dibayar setiap bulan.

  • Pembelian property ini terdiri dari pembelian
  • Rumah baru dalam keadaan siap huni indent.
  • Rumah bekas
  • Apartemen dengan syarat tertentu.
  • Rumah toko atau rumah kantor barus siap huni atau indent dengan syarat tertentu.
  • Pembelian Ruko atau Rukan bekas.
  • Tanah Kavling dengan syarat tertentu.
  • Pembelian bahan material untuk pembangunan atau renovasi rumah.
  • Take over pengalihan pembiayaan KPR baik dari lembaga keuangan konvensional.
  • Refinancing atau pembiayaan ulang untuk kebutuhan konsumtif.

Manfaat pembelian properti dengan pinjaman di BRI Syariah adalah

  1. Skim pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan
  • Jual beli (murabahah) adalah akad jual beli barang dengan menyatakan harga perolehan dan keuntungan (margin) yang disepakati oleh Bank dan Nasabah (fixed) angsuran tetap hingga akhir periode.
  • Sewa menyewa dengan peralihan kepemilikan (ijarah Muntahiyah Bitamilik/IMBT) dengan angsuran makin lama makin ringan.
  • Uang muka ringan, minimum 10%
  • Jangka waktu maksimal 15 tahun
  • Mudah dan cepat
  • Rate bersaing/ kompetitif dan tetap sampai dengan jatuh tempo.

Syarat Melakukan Pinjaman Syariah di BRI syariah adalah

  1. WNI
  2. Pegawai atau karyawan tetap dengan masa kerja atau total masa kerja di tempat sebelumnya minimal 2 tahun.
  3. Profesional terbatas hanya untuk profesi kesehatan (dokter, dokter spesialis dan bidan).
  4. Usia minimal pada saat peminjaman adalah 21 tahun dan pada saat jatuh tempo pembayaran untuk karyawan adalah maksimum 65 tahun untuk profesi dokter.
  5. Hasil track record BI Checking dan DHBI lancar atau tidak termasuk ke dalam daftar pembiayaan bermasalah.
  6. Membuka rekening tabungan di Bank BRI Syariah.
  7. Untuk total pembiayaan lebih besar sama dengan Rp 50 juta dan wajib menyerahkan NPWP pribadi.
No Kelengkapan Dokumen
1. Foto copy KTP Pemohon dan KTP pasangan bila sudah menikah
2. Foto copy  Kartu Keluarga
3. Foto copy Surat Nikah
4. Foto copy NPWP Pribadi (untuk pinjaman>Rp50juta
5. Surat Keterangan Pekerjaan (Asli)/ Foto copy SK Pengangkatan (Khusus Karyawan)
6. Foto copy rekening tabungan/Giro calon nasabah untuk tiga bulan terakhir,
7. Foto copy surat pemesanan Rumah/ SPR untuk rumah baru dari developer kerja sama
8. Foto copy sertifikat untuk rumah bekas/renovasi/pembangunan/takeover
9. Foto copy IMB (untuk rumah bekas/renovasi/pembangunan takeover)
10. Foto copy PBB (untuk rumah bekas/renovasi/pembangunan/takeover)
11. Selain itu para nasabah yang ingin meminjam di diwajibkan untuk menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak jika mengajukan peminjaman di atas Rp50 juta.

Untuk peminjaman pembangunan, pembelian atau renovasi rumah melalui BRI Syariah sebenarnya bisa mengajukan pinjaman mulai Rp 25juta hingga Rp3,5 miliar. Namun untuk relevansi dengan harga properti khususnya rumah hanya bisa dijadikan untuk menstimulasi pinjaman mulai Rp 100juta sampai dengan Rp1 miliar.

  1. Pinjaman Syariah untuk Membangun atau Merenovasi Rumah

Selain untuk memberi rumah Anda juga bisa mengajukan pinjaman ke BRI syariah untuk membangun atau merenovasi rumah. Pinjaman tersebut untuk membeli bahan bangunan dalam pembangunan rumah.

Bisa juga peminjaman diperuntukkan untuk pemindahan KPR dari perbankan lain ke BRI syariah. Layanan ini bisa untuk memperbaharui pinjaman dengan plafon sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sehingga bisa mendapatkan layanan KPR dengan cicilan yang lebih murah dan jangka waktu yang lama. Pinjaman BRI Syariah juga bisa dilakukan untuk pinjaman berupa agun KPT dan memungkinkan untuk menekan total angsuran yang wajib untuk dibayarkan.

3. Pinjaman BRI Syariah untuk Pembelian Kendaraan

Banyak orang ingin memiliki kendaraan  namun belum memiliki uang. Sehingga BRI Syariah memberikan pinjaman untuk mempermudah untuk membeli kendaraan. Pinjaman tersebut untuk membeli mobil baru, mobil second, take over/ pengalihan pembiayaan KKB dari lembaga  pembiayaan lain. Manfaat menggunakan pinjaman BRI syariah ini adalah

[Baca juga : Pinjaman online cepat cair ]

  • Skim pembiayaan adalah jual beli (murabahah) adalah akad jual beli barang dengan menyatakan harga perolehan dan keuntungan yang disepakati oleh Bank dan Nasabah (fixed margin).
  • Jangka waktu maksimal lima tahun.
  • Cicilan tetap dan meringankan selama jangka waktu tertentu.
  • Bebas penalti untuk pelunasan sebelum jatuh tempo.

Syarat untuk mendapatkan pinjaman dari BRI Syariah

  • Karyawan tetap dengan pengalaman kerja minimal dua tahun.
  • Profesional dengan pengalaman praktik minimal dua tahun.
  • Usia minimal pada saat pembiayaan diberikan adalah 21 tahun dan maksimal usia pensiun untuk karyawan atau 65 tahun untuk profesional.
  • Tidak termasuk dalam daftar pembiayaan bermasalah.
  • Memenuhi persyaratan sebagai pemegang polis Asuransi Jiwa.
  • Memiliki atau bersedia membuka rekening tabungan pada Bank BRI Syariah.

Persyaratan Dokumen Nasabah

Karyawan dengan penghasilan tetap

  • Kartu Tanpa Pengenal (KTP)
  • Kartu Keluarga dan Surat Nikah.
  • Slip Gaji terakhir atau Surat Keterangan Gaji
  • Rekening Koran/Tabungan 3 bulan terakhir. NPWP pribadi untuk pembiayaan di atas Rp 50 juta.

Profesional

  • Memiliki Kartu Tanda Pengenal (KTP)
  • Kartu Keluarga dan Surat Nikah
  • Rekening Koran atau tabungan 3 bulan terakhir.
  • Izin Praktik yang masih berlaku
  • NPWP pribadi untuk pembiayaan di atas Rp 50 juta.

Plafon pembiayaan minimal Rp 25.000.000 maksimal Rp 1.000.000.000. Untuk pembelian baru maksimum 80% dari harga On The Road yang dikeluarkan Dealer. Bekas, maksimum 80% dari nilai pasar wajar (ditetapkan penilai jaminan Bank).

Tak Over/alih pembiayaan KKB. 100 persen dari outstanding lembaga pembiayaan lain dan /atau 80% dari nilai pasar wajar yang ditetapkan penilai jaminan Bank (mana yang terendah).

4. Qardh Beragun Emas BRISYARIAH ib

Pinjaman BRI Syariah

Gadai syariah hadir untuk memberikan solusi untuk memperoleh dana tunai untuk memnuhi kebutuhan dana yang mendesak ataupun untuk keperluan modal usaha dengan proses yang cepat mudah, aman dan sesuai syariah.

Syarat

  • Jenis emas yang dapat digadaikan seperti perhiasan ataupun emas batangan (LM atau lokal).
  • Nilai pinjaman maksimal 95% untuk emas lantakan dan 90 persen untuk emas perhiasan dengan taksiran emas BRI Syariah dan maksimal pinjaman Rp 250juta per orang.
  • Biaya administrasi ringan dan terjangkau berdasarkan berat emas.
  • Biaya simpan dan pemeliharaan per 10 harian dibayar pada saat pelunasan pinjaman.
  • Jangka waktu pinjaman maksimal 120 hari dan bisa diperpanjang tanpa batas maksimal dengan menggunakan taksiran terkini.
  • Fleksibilitas dalam pelunasan sesuai dengan kemampuan.
  • Dapat dilunasi sebelum jatuh tempo tanpa biaya penalti.
  • Penyimpanan yang aman dan berasuransi syariah.
  • Mendapatkan sertifikat gadai syariah (SGS) sebagai bukti gadai.

Persyaratan

  • KTP
  • Membuka Rekening Tabungan BRI Syariah IB jika belum punya.

Biaya Administrasi

No Berat Emas Biaya Admin
1 < 50 gr Rp 20,000
2 ≤50 gr – < 100 gr Rp 40,000
3 ≤100 gr – < 250 gr Rp 75,000
4 ≤250 gr Rp 100,000

 Fasilitas

  • Persyaratan mudah dan proses cepat.
  • Nilai pinjaman yang diterima tinggi dengan maksimal untuk gadai
  • emas lantakan 95% dari nilai taksir BRIIS.
  • Emas Perhiasan 90% dari nilai taksir BRIS.
  • Batas maksimal pinjaman Rp250 juta per orang/CIF
  • Biaya administrasi terjangkau dihitung berdasarkan berat emas.
  • Jangka waktu pinjaman maksimal 120 hari dan dapat diperpanjang dengan menggunakan taksiran terkini.
  • Tidak ada batas maksimal perpanjang gadai
SHARE

LEAVE A REPLY