DKIP OJK Ajak Siswa Sekolah Kembangkan Pemberdayaan Masyarakat Melalui UKM

Otoritas Jasa Keuangan atau yang lebih dikenal dengan OJK adalah lembaga independen yang memiliki fungsi untuk menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan.

Departemen Pemeriksaan Khusus dan Investigasi Perbankan (DKIP) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar sebuah acara bertajuk DKIP inspiratif yang diadakan di SMKN 38 Jakarta.

otoritas jasa keuangan-goukm

Dalam acara tersebut, DKIP OJK menggandeng GoUKM selaku media digital dan training center dan menampilkan Managing Director GoUKM, Adang Nur Muhammad Iskandar sebagai pembicaranya.

Dengan memberikan materi berupa digital marketing, Adang Nur Muhammad Iskandar, berharap agar bisnis-bisnis yang baru dirintis atau pun baru dimulai bisa menjangkau ranah digital.

Hal tersebut tak luput dari beberapa riset yang menunjukkan bahwa dunia digital telah mempengaruhi kemajuan bisnis terutama UKM. Para pelaku usaha tidak bisa menutup mata terhadap perkembangan dunia digital.

Ditambah lagi, Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai pengguna internet terlama. Bahkan, usia rata-rata yang lebih banyak mengakses internet berada dikalangan remaja.

Dalam penyampaian materi, Adang Nur M. I juga menjelaskan betapa pentingnya sebuah trend dikalangan masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin membuka usaha kuliner. Tak hanya trend, kemasan dan tampilan sebuah produk pun dapat mempengaruhi penjualan dan daya tarik pembeli.

otoritas jasa keuangan-goukm

Di akhir acara, siswa dan siswi SMKN 38 Jakarta mendapatkan pelatihan khusus dalam membuat situs bisnis listing dan Blog sebagai media untuk mengembangkan usaha di dunia online.

Kepala Departemen Investigasi Perbankan, Sudarmaji mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membuat siswa dan siswi berani untuk mengembangkan usaha yang mereka miliki dan nantinya bisa membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

DKIP Inspiratif ini rencananya akan diadakan setiap tiga bulan hingga akhir Desember, dengan harapan dapat memberikan pelatihan, khususnya kepada siswa dan siswi sekolah secara berkelanjutan.

SHARE

LEAVE A REPLY