Inilah yang Perlu Dipahami Oleh UKM Dalam Membuat Konten Marketing

Apa yang diharapkan dari pengusaha yang mengandalkan Internet marketing untuk usahanya? Tentunya ingin mendapatkan banyak pengunjung dan ingin melakukan pemasaran tanpa mengeluarkan budget yang berlebihan.

Dalam dunia marketing selalu dihadapai dengan fakta bahwa semakin besar biaya yang kita keluarkan untuk promosi dan iklan maka akan semakin pesat peluang perkembangan usaha. Mungkin itu dulu, di era digitalisasi seperti sekarang ini fakta tersebut dapat dipatahkan dengan bantuan Internet marketing.

Internet marketing dapat menjangkau banyak konsumen dengan buget yang sangat sedikit. Jika dengan metode marketing konvesional kita harus keluar menjangkau konsumen, baik itu dengan cara iklan melalui media atau door-to-door.

Sebaliknya dengan Internet marketing hal itu tidak perlu dilakukan malah konsumen yang akan mencari apa yang terbaru dari brand kita. Karena kita memiliki konten serta produk yang bermanfaat bagi mereka. Itu sebabnya mengapa Internet marketing sangat efektif bagi pelaku UKM.

Namun meskipun langsung tepat sasaran kadang kala pelaku usaha UKM sering salah mempraktekannya maka perkembangannya pun tidak berlangsung secara signifikan. Ini karena kebanyakan kreator membuat konten yang asal-asalan sehingga tidak mengena ke target pasarnya.

Strategi Membuat Content Marketing

Strategi dalam membuat konten untuk usaha yang harus Anda lewati adalah merencanakan konten, membuat konten dan mempromosikan konten.

Merencanakan konten berdasarkan dari 3 tujuan konten

Tujuan konten adalah medatangkan visitor, meningkatkan kepercayaan  konsumen, dan penjualan. Untuk sampai ke ketiga tujuan tersebut tidak bisa dilakukan secara sekaligus. Ada kalanya Anda harus membuat konten untuk mendapatkan visitor namun tidak mendapatkan penjualan. Bagaimana caranya agar konten yang Anda buat pada blog atau website dapat menarik pengujung.

Nah, ini yang menarik. Buatlah konten orisinil yang mengangkat tema mengenai persoalan konsumen. namun yang perlu Anda ingat tema yang Anda sajikan harus berhubungan dengan bisnis Anda. Misalnya usaha Anda bergerak di bidang kecantikan, buatlah konten yang menyangkut tentang kecantikan seperti cara menghilangkan bekas noda jerawat di wajah atau lain sebagainya.

Nah, jika visitor sudah sedikit mengena, Anda bisa membuat konten yang meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang Anda tawarkan. Kami beri contoh lagi, masih di bisnis yang sama, untuk tahap ini buatlah konten yang mencangkup tentang permasalahan yang lebih dalam yang mungkin dirasakan oleh kosumen dan jelaskan bahwa produk Anda adalah jawaban dari permasalahan tersebut.

Selanjutnya adalah konten penjualan yaitu membuat konten yang bertujuan untuk menjual produk Anda misalnya mengangkat tema mengenai produk yang ingin Anda jual dan apa saja manfaatnya, dan pada akhir artikel sertakan referensi untuk calon pelanggan.

Jadi tidak bisa dalam satu konten Anda menyertakan semuanya. Bayangkan saja bila dalam satu website konten yang dihadirkan hanya menyuruh konsumen untuk membeli produk. Bukannya malah membeli malah malas setelah melihat-lihat website Anda.

Konten apa yang harus didahulukan

Perbedaan konten menurut tujuannya sudah Anda ketahui untuk itu ini saatnya untuk praktek, namun sekarang masalahnya adalah konten mana yang harus didahulukan? Jika dilihat dari kemudahan membuat kontennya pengenalan untuk mendapatkan visitor memiliki tingkat kesulitan yang paling rendah dibandingkan konten penjualan. Maka dari itu jumlahnya menyusaikan dengan tingkat kesulitan, di mana konten mengenai pengenalan untuk meningkatkan visitor dan branding untuk meningkatkan kepercayaan konsumen harus lebih banyak ketimbang konten penjualan.

Hal ini karena kita harus lebih banyak melakukan eduksi dan menyelesaikan permasalahan konsumen dibanding menjual sebuah produk atau layanan. Dan karena konten branding dan penjualan akan berdampak langsung dengan penjualan maka dari itu harus lebih berkualitas, namun jika konten pengenalan harus dibuat agar bisa popular.

Pahami Promosi Konten

Promosi  digital kadang sering disalah artikan sebagai spam, maka dari itu cara terbaik untuk melakuka promosi konten yang pelu Anda pahami adalah, jangan mempromosikan blog atau website Anda namun konten pada blog. Konten di dalamnya harus lah menarik dan memberikan solusi bagi pembaca atau calon konsumen Anda.

Bagaimana cara mempromosikannya? Apakah hanya link atau isinya. Mungkin Anda berpikir lebih praktis men-share link Anda, namun nyatanya cara ini tidak benar karena pembaca umumnya lebih menyikmati cara dengan membaca artikel di tempat yang sama contohnya forum. Sertakan link agar pembaca artikel Anda dapat mengunjungi blog atau website Anda.

Itulah yang perlu diketahui oleh pelaku usaha yang mulai memanfaatkan content marketing sebagai strategi pemasaran mereka. Perbedaan akan lebih terlihat jika Anda menerapkan dan paham akan prinsip serta cara membuat content yang berkualitas. Selamat mencoba!

SHARE
Content writer Goukm.id yang suka ngobrol soal kucing, film, musik, novel teenlit, dan komik. Kontak saya di sucirahmadh@gmail.com atau ig @sucirhmdhanii.

LEAVE A REPLY